11.27.2004

keyakinan vs logika

.

Seorang ateis jatuh dari tebing
curam. Ia meluncur ke bawah dan menyangkut pada cabang pohon kecil. Di sana ia tergantung antara langit di atas dan padas seribu kaki di bawah. Sekonyong-konyong ia menemukan gagasan. "Tuhan!" serunya dengan sekuat tenaga. Diam. Tak ada yang menjawab.

"Tuhan!" teriaknya lagi. "Kalau Engkau memang ada, tolonglah aku, dan aku berjanji, akan percaya pada-Mu dan mengajak orang lain percaya." Diam lagi. Namun, tiba-tiba ia mendengar suara dahsyat mengguntur di tengah jurang. "Itu kata mereka semua, kalau ada dalam bahaya!"


"Tidak, Tuhan, tidak!" teriaknya, harapannya mulai muncul.
"Aku tak seperti mereka. Aku sudah percaya, karena mendengar suara-Mu sendiri. Sekarang tolong selamatkan aku dan aku akan menyebarkan nama-Mu ke seluruh dunia."

"Baiklah," kata suara itu. "Aku akan menyelamatkanmu. Sekarang, lepaskanlah cabang itu."

"Lepaskan cabang?" teriak orang itu kalap.

"KAU KIRA AKU GILA?"

cerita ini dicuri dari situs ini.

11.23.2004

antara memiliki dan menikmati

.



antara memiliki dan menikmati...

enaknya milih yg mana?

"memiliki" ato "menikmati" ??

ehm... kalo aku seh milih menikmati...

coba liat... siapa yg "memiliki" villa di songgoriti..??
tapi siapa yang "menikmati" tanpa perlu memiliki...??
(kalo Bedjhatz ama Mpek pasti tau... siapa yg menikmati...huhehehhee)

dan bener banget apa yg di tulis di sini